LUWU TIMUR, ASPIRASIWARGA.ID— Camat Tomoni Timur, Yulianus, S.Sos., M.A.P., menerima kunjungan siswa kelas X SMAN 4 Luwu Timur di Kantor Kecamatan Tomoni Timur, Rabu (14/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka wawancara untuk memenuhi tugas sekolah sekaligus menambah wawasan siswa mengenai sejarah dan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan.
Dalam wawancara tersebut, para siswa menggali informasi mengenai sejarah singkat Kecamatan Tomoni Timur, dasar hukum pembentukannya, latar belakang pemekaran wilayah, serta dampak yang ditimbulkan terhadap pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah.
Camat Tomoni Timur menjelaskan bahwa pembentukan Kecamatan Tomoni Timur merupakan bagian dari penataan wilayah pemerintahan Kabupaten Luwu Timur. Secara hukum, pembentukan kecamatan ini didasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Luwu Timur Nomor 4 Tahun 2006 tentang Pembentukan Kecamatan Tomoni Timur, Kecamatan Kalaena, dan Kecamatan Wasuponda.
Menurutnya, pemekaran wilayah memiliki tujuan penting, antara lain meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan.
“Melalui kegiatan wawancara seperti ini, para siswa dapat belajar secara langsung mengenai sejarah daerahnya, memahami proses penyelenggaraan pemerintahan, serta mengetahui bagaimana kebijakan pemekaran wilayah berkaitan dengan pelayanan publik dan pembangunan masyarakat,” Kata Camat Tomoni Timur
Selain membahas latar belakang pembentukan kecamatan, wawancara juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk memahami manfaat dan tantangan pemekaran wilayah. Kehadiran pemerintahan kecamatan yang lebih dekat dengan masyarakat diharapkan dapat mendukung koordinasi pembangunan dan pelayanan, meskipun pelaksanaannya tetap membutuhkan dukungan sumber daya manusia, anggaran, dan tata kelola yang efektif.
Kunjungan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengumpulkan informasi, menyusun pertanyaan, serta memahami materi pelajaran melalui narasumber yang berkaitan dengan topik penelitian mereka.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh kepedulian generasi muda terhadap sejarah lokal dan perkembangan daerahnya. Pemahaman terhadap sejarah Kecamatan Tomoni Timur tidak hanya penting sebagai pengetahuan masa lalu, tetapi juga sebagai bekal bagi generasi muda untuk mengenali tantangan pembangunan dan berpartisipasi dalam memajukan daerah pada masa mendatang. (#)
